๐ PETUAH SALAFUS SHALIH
➡️Bagian 3
๐น๐นMUHASABAH DIRI SENDIRI
ูุนู ู
ุญู
ุฏ ุจู ุงููุถุฑ ุงูุญุงุฑุซู ูุงู : ุฐُِูุฑَ ุฑุฌู ุนูุฏ ุงูุฑุจูุน ุจู ุฎูุซู
ููุงู : "ู
ุง ุฃูุง ุนู ููุณู ุจุฑุงุถ ูุฃุชูุฑุบ ู
ููุง ุฅูู ุฐู
ุบูุฑูุง ، ุฅู ุงูุนุจุงุฏ ุฎุงููุง ุงููู ุนูู ุฐููุจ
ุบูุฑูู
ูุฃู
ููู ุนูู ุฐููุจ ุฃููุณูู
" .
" Dari Muhammad bin an-Nadhar al-haritsi _rahimahullah_ berkata:
"Disebutkan perihal (aib) seseorang di depan Ar Rabi' bin Khaitsum, lantas ia pun menjawab : _"aku saja tidak merasa ridha dengan aibku sendiri. lantas, (bagaimana) aku akan meluangkan waktuku untuk menyibukkan diri dengan mencela aib orang lain.
Sungguh, banyak orang takut kepada Allah atas dosa-dosa orang lain dan merasa aman (bebas) dari dosa-dosanya sendiri"_.
๐ Syu'abul Iman 16/100
๐ Diterjemaahkan oleh : Al-Ustadz Abul Hasan _hafidzahullah_
๐ Dipublikasikan :
• Tholibul Ilmi Cikarang ( TIC ) http://t.me/tholibulilmicikarang , Simak siaran online kami di https://bit.ly/radiosalafybekasi
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐






0 komentar:
Posting Komentar